Minggu, 26 Juni 2016

kau tak diberi kewenangan menghukum memvonis dosa orang lain..

Aku mengakui banyak dosa, dan sangat banyak catatan dosa menumpuk. Biarlah Allah saja yang menghukumku. Dan orang yang mengaku ustad , aku tetap memangil ustad, tapi jangan ikut-ikutan Allah menghukum aku yang bodoh dan banyak dosa ini kau tak diberi kewenangan menghukum memvonis dosa orang lain..

Sabtu, 08 Agustus 2015

Sungai Cimanuk kering


Sungai besar setelah sungai Citarum dan merupakan sungai terpanjang di Jawa barat ini kering dimusim kemarau. Air dari mata air dari pegunungan Papandayan dan gunung Cikurai dari selatan Jawa Barat habis di tengah jalan. Bila terdapat air di anak-anak sungai (cabang-cabang sungai yang membelah sungai) hanyalah air pasang dari laut. Perahu nelayan kursin jenis kursin tak dapat masuk muara. Bila terlanjur berada di jalur sungai pun akan terdampar. Hanyalah perahu perahu kecil saja yang dapat keluar masuk jalur sungai. Pemandangan sungai Cimanuk sementara hanya sampah dan endapan lumpur kering. Bendungan karet tak berfungsi dan nyaris rusak oleh tumpukan sampah. Tampak dari atas bendungan karet di desa Brondong nelayan hanya menunggu air untuk bisa melaut atau masuk ke dalam jalur sungai. Masih perlu tindakan pengerukan dasar sungai agar perekonomian nelayan tidak terhambat. (rg Bagus)


Bendungan karet Brondong di musim kemarau

Rabu, 22 Januari 2014

PERUMAHAN CIDHAYU (CITRA DHARMA AYU) MARGADADI INDRAMAYU TERGENANG AIR

LAPORAN KHUSUS
Sedikitnya 300 rumah di perumahan Cidhayu Indramayu tergenang air setinggi 50-60 cm. Hal ini dikarenakan hujan terus menerus dan kiriman air dari beberapa penjuru yang melewati Perumahan Cidhayu ini.
Sebuah permasalahan pemukiman penduduk yang kini menjadi problem barui di Indramayu. Hal demikian dikarenakanbanyaknya pengembang yang tidak mempedulikan sistem pembiangan limbah/air pada saat pembangunan. Sebagai contoh adanya pengembang di Indramayu seperti Gria Soedirman yang mengembangkan perumahan di jl. Samsu desa lemah mekar tidak membuat saluran air pembuangan sehingga air dari Gria Soedirman menggenangi pesawahan penduduk sehingga tergenang dan merugikan tanaman petani. Begitu juga pengembang Gria Laksana II, Ia mengembangkan tanpa membuat saluran air pembuangan air sehingga dikala hujan membuat air dari wilayah ini menuju pesawanan yang juga dimasuki air dari Gria Sudirman dan Jl. samsu.
Air yang menggenang tersebut akhirnnya meluap dan masuk wilayah perumahan Citra Dharma Ayu (Cidhayu) dan di komplek ini menjadi korban banjir akibat ulah para pengembang tadi yang tidak membuat saluaran pembuangan air.




Selasa, 13 Agustus 2013

Indramayu, Jajanan Koci Makin Menghilang

Jajanan koci khusus daerah Indramayu merupakan jajanan (kuliner) paling terkenal karena hampir semua desa di Indramayu membuat jajanan ini terutama menjelang hari-hari besar dan acara selamatan /kenduri keluarga. Koci dibuat menjelang hari raya Islam, perayaan adat , serta hajatan keluarga. Koci seakan lambang ciri suatu penduduk memiliki kegiatan tertentu. Koci bahkan menjadi keharusan atau simbol orang yang memiliki kegiatan/hajat besar.
   Kini makanan tradisional ini semakin menghilang dan jarang dijumpai, bahkan di hari-hari besar. Kalau pun ada hanya beberapa orag saja yang membuatnya. Bahkan orang punya hajatan keluarga saja koci jarang dujumpai.


Senin, 05 Agustus 2013

WISATA KULINER INDRAMAYU

Kuliner Indramayu tak jauh beda dengan kuliner Cirebon , di samping mempunyai kuliner khas Cirebonan yakni khas daerah Indramayu dan Cirebon , Indramayu juga punya beberapa kuliner khas Dermayonan yakni khas Indramayu.
  1. Pedesan Entog
    Kuliner ini khas Dermayonan, terbuat dari daging itik atau entog yang diracik dengan bumbu pedas yang khas;
  2. Bubur Indramayu
    Bubur ini asli Dermayonan, bubur ini memadukan bubur ayam dengan soto, maka dari itu bubur ini sering juga disebut dengan bubur soto;
  3. Rumbah
    Rumbah disebut juga dengan urab, pecel atau rujak, di Indramayu rumbah adalah sayuran yang sudah direbus, kemudian dilumuri dengan sambal asam, bisa ditambah dengan lontong, mi dan kerupuk melarat khas Cirebonan;
  4. Nagasari
    Kue khas Dermayonan ini terbuat dari tepung beras berisikan pisang yang dibungkus dengan daun pisang. Nagasari disebut juga dengan pipis.
  5. Koci
    Tak jauh beda dengan Nagasari, kue koci terbuat dari tepung beras yang dibalut daun pisang, bisa berisikan kacang, gula merah atau parutan kelapa. Yang membedakannya adalah bentuknya yang mengerucut atau mancung sehingga disebut juga dengan pipis monyong;
  6. Keripik Mangga
    Makanan olahan khas Dermayonan ini terbuat dari hasil bumi Indramayu yang terkenal yakni mangga, ini merupakan inovasi terbaru dalam mengolah mangga yang sebelumnya hanya dinikmati dalam bentuk buah saja.
  7. Burbahcek
    Bubur Rumbah Cecek yang memadukan bubur ayam, rumbah dan cecek (kikil) kulit sapi atau kerbau, yang sekarang makanan ini sudah hampir punah
  8. Kerupuk Udang
    Kerupuk udang adalah sejenis kerupuk yang terbuat dari campuran adonan tepung terigu dengan udang ditambah bumbu lainnya sehingga menimbulkan rasa lezat dan nikmat.
  9. Terasi
    Terasi terbuat dari rebon yaitu udang kecil yang dihaluskan, terasi mungkin layak untuk menjadi makanan tambahan yang memang harus diolah menjadi sambal dulu biar terasa nikmat.

SUNGAI CIMANUK LAMA

Sejarah Indramayu tak lepas dari aliran sungai Cimanuk. Sebagaimana ilmu perkembangan kota, sungai merupakan ciri khas perkembangan kota itu. Hal demikian dikarenakan sungai merupakan sarana alam transportasi dengan kota-kota lain. Biasanya sebuah kota berdiri di muara sungai artinya agar  mudah menjangkau dengan negeri-negeri lain. Indramayu adalah salah satu kota yang berdiri di tepi singai dan muara Cimanuk. Perkembangan semakin maju sehingga kota peninggala dulu semakin menghilang.

  Dulu aliran sungai cimanuk sapai di desa Bangkir menuju desa Rambatan, Sukadedel, Terusan, Dermayu sindang, Penganjang, Babadan, Kemudian ke desa Pabean Udik, terus desa Karang Song. Desa-desa ini berada di sebelah barat Sungai Cimanuk.

 Namun di tahun 50 an, Setelah melalui desa Penganjang sungai menembus desa Pagirikan, Pasekan, terus ke desa Karanganyar Ilir, sampai desa Totoran dan Pecantilan Pagirikan. Tepat ditotoran sungai bercabang kearah Tiris yang masuk wilayah Pabean Ilir.

Di tahun 70 an sungai Cimanuk karena dangkal dibuatlah aliran sungai dari Pagirikan ke desa Pabean Udik dan Brondong  terus menuju muara Balok.

Di tahun 1975 juga sungai cimanuk dibelah membentuk delta besar dari mulai Bangkir ke cantigi, dan dibuat juga belahan anak deltadari terusan ke desa Lamaran Tarung (Pecuk) terus ke Waledan.

Nasib sungai lama yang mati adalah daerah aliran sungai dari desa Pagirikan , Pasekan sampai ke Pecantilan Pagirikan (enklape)

Rabu, 24 Juli 2013

SEJARAH KABUPATEN KOTA BANYAK YANG KELIRU, SAATNYA PENULIS DAERAH MELURUSKANNYA

oleh : Rg (Ronggo) Bagus Warsono/Agus Warsono/Masagus
Suka-suka penguasa, demikian untuk menulis sejarah kota/kabupaten di Indonesia. Demikian banyak sejarah hari jadi, asal usul atau sejarah kota/kabupaten dibuat dengan selera penguasa pada saat membuat buku itu. Pasalnya bila dibaca oleh yang memahami sejarah , sejarah kota/kab di Indonesia seperti cerita fiksi atau carang. Padahal bila diteliti banyak keganjilan dan bahkan kekeliruan yang mencolok. Oleh karena itu apa salahnya jika para penulis/intelektual  di daerah berbuat meluruskan. Sehingga anak cucu dan juga kalangan akademik tidak dibohonggi.
Dewasa ini kabupaten kota berlomba menjadi daerah tujuan wisata. Mereka mencoba mengetengahkan keunikan dan juga sejarah yang menarik untuk mengundang minat datang di kota/kabupaten itu. Namun betapa sangat menyesal membaca sejarah sebuah kota manakala terdapat keganjikan tahun kejadian, nama pelaku sejarah, onjek sejarah, sampai bukti prasasti sejarah.
Boleh jadi ini dikarenakan pembuat sejarah itu belum memahami teknik referensi yang dipertanggung-jawabkan atau kemungkinan lain sengaja untuk kepentingan penguasa. Akhirmya sejarah dibuat asal-asalan dan sangat tidak nyambung dengan bukti-bukti lain yang sebetulnya menjadi rujukan atau pembanding.
Belum lagi hal mengenai alur sebuah cerita, dibuat suapa berkesan bagus dan mulus. Padahan proses sejarah bukan mustahil terdapat hal yang oleh kaca mata masyarakat sekarang dikatakan merupakan hal yang buruk melintas di perjalanan sejarah kota/kabupaten kita.
Sudah saatnya para penulis kita membuktikan kebenaran sejarah dengan bukti-bukti ilmiah yang dipertanggungjawabkan secara akademik dan didukung dokumen atau prasasti yang ada. Namun ini bukan berarti mudah untuk membetulkannya, tetapi akan berpenturan dengan budaya di daerah itu. Bukan mustahil dari menunjukan kebenaran itu akan dilawan dengan kekuasaan adan masayarakat yang sudah terbius dengan cerita palsu itu.
Dari upaya melakukan pembenaran itu bisa mungkin akan menemukan perubahan dan tatanan budaya masyarakat. Nama tokoh bisa berubah, tempat, bahkan tanggal kelahiran akan berubah, Dan ini bukan berarti akan mulus, karena tentu akan mendapat reaksi dari kebiasaan yang bersumber dari sejarah yang keliru itu.
Namun jangan merasa ragu untukberbuat meluruskan. Bila memng perlu diluruskan, maka luruskanlah sejarah kabupaten kota Anda itu dan gelar ilmiahnya di forum akademik.